10 cara menurunkan kolesterol secara alami jika mempunyai kadar kolesterol tinggi

 kolesterol kini lebih dikenal sebagai sebutan bagi salah satu jenis penyakit, namun nyatanya memang semua orang memiliki kolesterol. Kolesterol sendiri merupakan metabolit yang mengandung lemak sterol yang ditemukan pada membran sel dan disirkulasikan dalam plasma darah.

Kolesterol yang kemudian disebutkan sebagai penyakit ini adalah keadaan di mana kadar kolesterol dalam darah yang melampaui kadar normal. Kolesterol kini merupakan salah satu penyakit yang mudah ditemukan pada masyarakat. Tingginya kadar kolesterol dalam tubuh menjadi pemicu timbulnya berbagai jenis penyakit yang dapat berbahaya bagi tubuh.

Sebelum kita bahas lebih jauh lagi, perlu Anda ketahui bahwa kolesterol tidak selalu berdampak buruk bagi tubuh. Ada dua jenis kolesterol yang terdapat dalam tubuh kita. Pertama adalah kolesterol LDL. Jenis kolesterol inilah yang berbahaya bagi tubuh, sedangkan kolesterol HDL merupakan kolesterol yang dapat melarutkan kolesterol jahat dalam tubuh. Batas normal kolesterol dalam tubuh adalah 160-200 mg saja.

Kini kolesterol tinggi tidak hanya mengincar orang tua saja, nyatanya anak-anak pun bisa mempunyai kolesterol tinggi. Hal ini dikarenakan asupan makanan yang tidak terjaga. Terutama makanan yang berlemak. Semakin banyak makan berlemak yang masuk dalam tubuh Anda, maka penumpukan lemak akan semakin memperbesar kadar kolesterol dalam tubuh Anda. Contoh makanan berlemak adalah; gorengan, daging kambing, susu, dan masih banyak lagi.

Ketika kadar kolesterol LDL tinggi, maka akan menimbulkan penyumbatan aliran darah. Tentu saja timbunan lemak jahat itu akan mengganggu suplai makan menuju jantung. Hal ini akan memicu penyakit jantung dan stroke. Kadar kolesterol tinggi seringkali dikaitkan pada mereka yang bertubuh besar atau obesitas, namun nyatanya orang kurus pun dapat mempunyai kolesterol tinggi jika asupan makanan yang masuk dalam tubuh tidak dijaga.

Ketika Anda terlanjur mempunyai kadar kolesterol tinggi maka sebaiknya Anda mulai menjaga dan mengatur makanan yang masuk ke dalam tubuh Anda. Mulai ubah pola hidup Anda dan terapkan pola hidup sehat. Berikut 6 cara menurunkan kolesterol alami yang bisa Anda manfaatkan agar tidak melulu mengkonsumsi obat.

Cara menurunkan kolesterol secara alami.

1. Minum air jeruk nipis setiap pagi dan malam

Ilustrasi jeruk nipis ©2017 meetdoctor.com

Jeruk nipis kaya akan flavonoid. Flavonoid bertindak sebagai anti-oksidan kuat. Anti-oksidan membantu melindungi tubuh dari bahaya radikal bebas, terutama molekul tidak stabil yang dapat merusak sel-sel sehat.

Anda cukup dengan meminum air perasan jeruk nipis yang dicampur dengan segelas air hangat di pagi saat bangun tidur dan sebelum tidur. Lakukan secara rutin agar kadar kolesterol jahat segera berkurang.

2. Minum jus anggur

Ilustrasi jus anggur ©2017 cookforyourlife.org

Kandungan anti-oksidan umum seperti piceatannol dan resveratrol, menghasilkan fitonutrien di dalam anggur yang telah banyak dibuktikan sebagai zat anti mikroba. Anggur sendiri juga mengandung flavonoid yang tentu saja bertindak sebagai anti-oksidan. Minumlah jus anggur minimal sehari sekali secara rutin untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

3. Minum jus jambu merah

Ilustrasi jus jambu merah ©2017 Merdeka.com

Banyak sekali kandungan dalam jambu merah yang tentu saja bermanfaat bagi tubuh Anda. Ada anti-oksidan, fitonutrein, vitamin A, vitamin C, vitamin B3, vitamin B6, kalium, dan masih banyak lagi. Maka dari itu mulailah meminum jus jambu merah secara rutin.

4. kulit manggis

Ilustrasi manggis ©2017 kapsulkulitmanggis.org

Tidak hanya buahnya yang bisa Anda makan, kulit manggis juga memiliki banyak khasiat yang berguna bagi kesehatan tubuh Anda. Kulit manggis mengandung xanthone yang merupakan bahan aktif sebagai zat anti-kanker dan anti-oksidan, jauh lebih kuat dibandingkan vitamin C dan E.

Anda bisa memilih mengkonsumsi ektrak kulit manggis yang banyak beredar di masyarakat atau dengan memblender kulit manggis lalu meminumnya langsung.

5. Mengkonsumsi bekatul

Ilustrasi bekatul ©2017 Merdeka.com

Apakah Anda tahu apa itu bekatul? Bekatul merupakan sisa penggilingan padi ke dua. Saat padi digiling, kulit padi akan terpisah dari kulitnya. Nah itulah yang memiliki manfaat untuk menurunkan kadar kolesterol jahat pada tubuh Anda.

Yang berperan untuk menurunkan kolesterol dalam bekatul adalah kandung tokotrienol. Tokotrienol berfungsi menghambat kerja enzim yang bisa menimbun kolesterol di tubuh. Bekatul juga merupakan sumber serat pangan yang baik untuk memperlancar pencernaan. Kemampuan serat pangan adalah mengikat asam empedu yang nantinya keluar bersama dengan tinja.

Ada beberapa cara untuk mengkonsumsi bekatul :

Yang pertama adalah :

  1. Kukus bekatul selama 30 menit
  2. Lalu keringkan dan konsumsi

Yang kedua adalah :

  1. Sangrai bekatul tanpa minyak selama 10 menit.
  2. Bekatul siap dikomsumsi

6. Mengkonsumsi biji-bijian utuh

Ilustrasi biji-bijian ©2017 nestle-cereals.com

Nutrisi yang tinggi di dalam biji-bijian utuh dapat meningkatkan kemampuan sel di dalam tubuh berkembang dengan baik untuk mencegah efek dari radikal bebas baik dari luar atau dalam tubuh. Biji-bijian utuh sangat penting untuk kesehatan dan menyediakan berbagai nutrisi seperti protein, fiber, zat besi, magnesium, fosfor, seng, tembaga, mangan, selenium dan vitamin B.

7. Rajin mengkonsumsi brokoli

Brokoli mengandung serat yang tinggi yang dapat berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol jagat dalam tubuh Anda. Brokoli akan membantu proses detoksifikasi tubuh secara alami. Dengan begitu berbagai penyakit dalam tubuh akan segera dibasmi.

Caranya :

Konsumsilah secara rutin dalam berbagai menu
Mengolahnya dengan cara merebus dan hindari penggunaan minyak untuk mengkonsumsi brokoli.

8. Hindari makanan tinggi lemak dan pilih makanan sehat

Ilustrasi makanan sehat ©2017 Merdeka.com

Mengatur masuknya makanan yang masuk dalam tubuh memang susah, Apalagi jika Anda memang hobi makan. Namun mengkonsumsi makanan sehat mutlak diperlukan. Karena jika tidak, Anda akan terus menerus secara sadar menambah kadar kolesterol jahat dalam tubuh Anda.

9. Olahraga

Olahraga diperlukan bukan untuk menurunkan berat badan saja. Telah dibuktikan bahwa dengan berolahraga maka kadar kolesterol baik pada tubuh akan meningkat. Tidak harus olahraga yang membebani tubuh. Cukup olahraga ringan seperti jalan sehat, jogging, bersepeda, dan berenang. Lakukanlah secara rutin agar kadar kolesterol baik dalam tubuh Anda bertambah dan membunuh kolesterol jahat.

10. Mengkonsumsi oatmeal

Oatmeal kaya akan serat yang sanggup menghambat penyerapan kolesterol LDL atau kolesterol jahat. Mulai jadikan sarapan oatmeal sebagai kebiasaan agar kadar kolesterol Anda menurun drastis.

Ingat, Anda harus melakukan ke 10 cara di atas secara rutin. Jika tidak, tentu hasil tidak akan maksimal atau justru kadar kolesterol jahat makin bertambah. Semoga bermanfaat. [mg2]

10 Makanan Penurun Kolesterol

Sekalipun kandungan kolesterol dalam daging kambing diklaim lebih rendah daripada daging sapi namun tetap saja Anda tak boleh berlebihan menyantapnya, kalau tidak kolesterol pun bakal melesat tinggi.

Setelah makan aneka daging merah seperti daging sapi dan daging kambing saat Idul Adha, kini saatnya untuk kembali menjaga kadar kolesterol. Kolesterol adalah zat menyerupai lilin yang mengalir dalam aliran darah Anda. Namun tak semua kolesterol itu buruk. Secara umum kolesterol dibagi menjadi dua yaitu LDL dan HDL. LDL merupakan kolesterol buruk yang menyebabkan Anda terkena serangan jantung dan stroke karena menyumbat arteri dengan plak.

Sedangkan HDL adalah kolesterol baik untuk tubuh tubuh.

Makanan-makanan berikut bisa membantu Anda untuk menurunkan atau bahkan menormalkan tingkat kolesterol dalam tubuh setelah makan daging terlalu banyak.

1. Kentang
Kentang panggang mengandung potasium sehat yang lebih baik daripada pisang. Mendapatkan jumlah nutrisi penting yang cukup ini bisa menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko stroke dan penyakit kardiovaskular lainnya.

2. Tomat
Sumber potasium lainnya adalah tomat. Selain potasium, tomat juga mengandung vitamin A dan C, lycopene yang bisa menurunkan kadar LDL dalam tubuh.

Tomat akan membantu untuk menurunkan kolesterol dengan kandungan vitamin A dan C di dalamnya.Foto: Pexels
Tomat akan membantu untuk menurunkan kolesterol dengan kandungan vitamin A dan C di dalamnya.

3. Tuna
Konsumsi tuna segar atau kalengan setidaknya dua kali seminggu bisa membantu menurunkan laju peningkatan plak. Asam lemak omega-3 dalam ikan juga bisa membantu menurunkan level trigliserida yang merupakan faktor risiko untuk penyakit jantung.

4. Apel
Mengutip Good House Keeping, sebutir apel sehari bisa membantu menjauhkan Anda dari kardiologis. Studi membuktikan bahwa konsumsi apel akan membantu menurunkan total kolesterol.

Hal ini disebabkan karena kandungan phenolic yang ada di kulit apel.

5. Oat
Oat mengandung serat yang disebut beta glucan. Serat ini akan membantu menurunkan tingkat LDL. Makanan ini juga akan menyerap air dari tingkat indeks glikemik dan mengeluarkan sisa lemak jenuh sebelum masuk ke dalam aliran darah. Jika ingin lebih efektif, campur oat dengan pisang dan chia seed agar menjadi makanan penurun kolesterol yang ampuh.

6. Alpukat
Buah ini kaya dengan lemak jenuh dan serat yang bisa membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan stroke.

7. Salmon
Ikan ini adalah salah satu sumber omega-3 yang tinggi. Selain menurunkan kolesterol, salmon juga memiliki banyak manfaat kesehatan termasuk mengurangi inflamasi dan mengandung trigliserida.

8. Bayam
Sayuran kesukaan Popeye ini ternyata tak cuma membuat dia kuat. Namun menambahkan sayuran hijau termasuk bayam akan membantu menurunkan kolesterol dengan meningkatkan produksi nitric oxide (NO) yang akan membantu membersihkan pembuluh darah dan mengurangi atherosclerosis.

Salmon juga bisa membantu menurunkan kolesterolFoto: FoodiesFeed/Jakub Kapusnak
Salmon juga bisa membantu menurunkan kolesterol

9. Terong
Siapa sangka ternyata terong juga bisa membantu untuk menurunkan tingkat stres. Ini termasuk proses yang bisa meningkatkan kolesterol dengan adanya inflamasi kronis dan pembentukan plak.

Mengutip Harvard, selain terong, okra juga bisa membantu menurunkan kolesterol dan meningkatkan asupan serat.

10. Pisang
Pisang kan membantu menurunkan kolesterol dengan mengeluarkannya dari sistem pencernaan Anda. Dengan demikian kolesterol tak akan masuk ke dalam aliran darah dan menyumbat arteri Anda. Pisang diklaim efektif untuk menjadi makanan penurun kolesterol.

Berbagai Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi, Selain Dengan Obat Kolesterol

Kolesterol selama ini dianggap negatif. Banyak orang menghindari makanan berkolesterol, dapat menyebabkan penyakit jantung, katanya. Ini mungkin benar tapi bisa juga tidak. Tetapi, tahukah Anda sebenarnya apa itu kolesterol? Apakah benar seburuk yang Anda bayangkan? Cari tahu semua tentang kolesterol termasuk, gejala, penyebab, obat kolesterol tinggi, hingga obat herbal kolesterol dalam artikel ini.

Sekilas tentang kolesterol

Kolesterol adalah lilin, seperti lemak, yang ditemukan pada semua sel dalam tubuh. Zat ini mungkin sering dipandang negatif selama ini. Hampir semua orang beranggapan makanan berkolesterol tinggi harus dihindari. Namun, tahukah Anda sebenarnya kolesterol dibutuhkan oleh tubuh?

Ya, tubuh membutuhkan zat ini untuk membuat hormon (seperti hormon testosteron, kortisol, dan estrogen), vitamin D, dan asam empedu untuk membantu mencerna lemak dari makanan. Tubuh sendiri sebenarnya bisa membuat semua zat tersebut sesuai kebutuhan, tapi ini mungkin hanya dalam jumlah kecil.

Kebanyakan kolesterol yang ada dalam tubuh mungkin Anda dapatkan dari konsumsi makanan. Hati akan memproduksi lebih banyak zat ini jika Anda banyak mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans. Hal ini kemudian dapat menyebabkan kolesterol dalam darah Anda menjadi tinggi.

batas normal kolesterol

Mengenal perbedaan LDL dan HDL

Kolesterol bergerak melalui aliran darah dalam bentuk lipoprotein. Lipoprotein terbuat dari lemak di bagian dalamnya dan protein di bagian luarnya. Nah, terdapat dua jenis lipoprotein yang membawa kolesterol ke seluruh tubuh Anda, yaitu:

  • Low density lipoprotein (LDL) yang juga dikenal sebagai kolesterol jahat. Penumpukan HDL yang tinggi dalam tubuh dapat menyebabkan pembuluh darah arteri (yang membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh) tersumbat. Hal ini kemudian dapat menyebabkan penyakit jantung atau stroke.
  • High density lipoprotein (HDL) yang juga dikenal sebagai kolesterol baik. HDL membawa kolesterol dari bagian tubuh lain kembali ke hati. Kemudian oleh hati, zat ini akan dipecah dan dihilangkan dari tubuh. Jumlah HDL yang lebih tinggi daripada LDL dalam tubuh merupakan hal yang baik untuk kesehatan dan dapat membantu mencegah Anda dari penyakit kronis.

Kadar kolesterol normal dalam tubuh

Penting bagi Anda untuk memeriksakan kadar kolesterol LDL dan HDL dalam tubuh. Hal ini merupakan salah satu langkah untuk melakukan pencegahan terhadap penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan stroke. Kadar kolesterol dalam darah setidaknya diukur sekali setiap lima tahun pada setiap orang yang berusia di atas 20 tahun, tes ini biasa disebut dengan profil lipid.

Tes profil lipid dapat menunjukkan jumlah kolesterol total yang ada dalam tubuh, jumlah LDL, jumlah HDL, dan jumlah trigliserida. Batasan untuk setiap jenis tes ini adalah:

  • Kadar kolesterol total yang baik dalam darah adalah kurang dari 200 mg/dl, termasuk dalam kategori tinggi bila kadarnya mencapai 240 mg/dl atau lebih.
  • Kadar LDL yang baik dalam darah adalah kurang dari 100 mg/dl, dan akan membahayakan kesehatan Anda bila kadarnya mencapai 160 mg/dl atau lebih.
  • Kadar HDL yang baik dalam tubuh adalah 40 mg/dl atau lebih, dan dapat dikatakan rendah bila kadarnya kurang dari 40 mg/dl.
  • Kadar trigliserida yang baik dalam darah adalah kurang dari 150 mg/dl, dan termasuk dalam kategori tinggi bila kadarnya mencapai 200 mg/dl atau lebih.

Penyebab seseorang mengalami kolesterol tinggi

Kadar LDL dan HDL dalam tubuh bisa dipengaruhi oleh banyak hal, di antaranya adalah:

  • Makanan yang Anda makan. Mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans dapat menyebabkan kadar LDL Anda meningkat. Contoh makanan yang mengandung lemak tinggi adalah, gorengan, ayam dengan kulit, daging berlemak, dan fast food.
  • Mempunyai berat badan berlebih. Orang yang mempunyai berat badan berlebih atau obesitas cenderung mempunyai kadar LDL yang tinggi.
  • Usia.Semakin tua seseorang, maka semakin naik kadar LDL-nya. Hal ini mungkin dipengaruhi oleh perubahan fungsi dan metabolisme tubuh yang makin menurun. Sehingga tidak heran orang yang lanjut usia akan memiliki jumlah LDL yang lebih besar daripada orang yang lebih muda. Kadar LDL akan mulai meningkat setelah Anda memasuki usia 20 tahun.
  • Kurang olahraga. Olahraga ternyata bisa membantu meningkatkan kadar HDL dan juga membuat LDL menjadi kurang berbahaya, dengan cara meningkatkan ukuran partikel yang membentuk LDL.
  • Riwayat keluarga. Bila anggota keluarga Anda ada yang memiliki riwayat kolesterol tinggi, Anda mungkin akan mengalami hal yang sama. Orang kurus yang mempunyai keturunan kolesterol tinggi pun bisa jadi mempunyai kolesterol yang tinggi juga. Jadi, penyakit ini tidak hanya bisa dimiliki oleh orang gemuk saja, jangan salah.

Genetik dapat mengontrol sel agar tidak menghilangkan LDL dalam darah dengan cepat atau juga dapat menyebabkan hati menghasilkan terlalu banyak LDL. Oleh karena itu, jika Anda mempunyai keturunan kolesterol tinggi, sebaiknya kontrol faktor-faktor yang bisa diubah (seperti menjaga asupan makan dan berolahraga).

Gejala kolesterol tinggi yang harus diwaspadai

Banyak orang yang tidak tahu bahwa dirinya mengalami kondisi ini, terlebih jika ia tidak pernah memeriksakannya. Biasanya ia tahu bahwa dirinya punya kondisi ini bersamaan dengan diagnosis penyakit lain, seperti penyakit jantung koronerserangan jantung, atau stroke. Tentu, ini sudah telat untuk mencegah penyakit tersebut muncul.

Sebenarnya tidak ada tanda maupun gejala khusus yang ditimbulkan jika seseorang memiliki kondisi ini. Melakukan pemeriksaan kadar HDL dan LDL merupakan satu-satunya cara untuk mengetahui apakah Anda mempunyai kadar kolesterol tinggi atau masih dalam batas normal.

Untuk itu, Anda disarankan untuk melakukan pemeriksaan profil lipid secara rutin guna mencegah perkembangan penyakit kronis yang bisa disebabkan oleh kondisi tersebut. Ingat, mencegah lebih baik daripada mengobati.

Bahaya jika kolesterol tinggi tidak diobati

Kolesterol tinggi bisa menyebabkan aterosklerosis, di mana penumpukan plak terjadi di dinding pembuluh darah arteri. Hal ini bisa menyumbat aliran darah sebagian atau seluruhnya dan menyebabkan penyakit jantung koroner.

Jika aterosklerosis terjadi pada pembuluh darah arteri yang memasok darah ke jantung (arteri koroner), Anda mungkin akan merasa nyeri dada (angina) dan gejala penyakit jantung koroner lainnya.

Seiring waktu, plak bisa pecah dan menyebabkan gumpalan darah terbentuk di permukaan plak. Jika gumpalan darah cukup besar, hal ini bisa menghalangi aliran darah ke jantung dan membuat otot jantung kekurangan oksigen. Jika aliran darah tidak pulih dengan cepat, bagian otot jantung mulai mati dan serangan jantung bisa terjadi.

Plak juga bisa terbentuk di pembuluh darah arteri pada bagian tubuh lain, selain jantung, seperti pembuluh darah arteri yang membawa darah kaya oksigen ke otak dan anggota badan. Hal ini dapat menyebabkan aliran darah tersumbat dan mengakibatkan masalah, seperti penyakit arteri karotidpenyakit arteri perifer, dan stroke.

Menurunkan kolesterol tinggi dengan obat kolesterol alami

Jangan khawatir, jika Anda adalah salah satu orang yang punya kondisi seperti ini, masih ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan LDL dan meningkatkan HDL sehingga Anda terhindar dari risiko penyakit kronis. Dengan melakukan cara-cara di bawah ini, Anda tidak perlu mengonsumsi obat penurun kolesterol.

1. Ubah kebiasaan makan Anda

Obat kolesterol alami yang paling ampuh adalah dengan memerhatikan makanan yang Anda makan. Pasalnya, kadar HDL dan LDL dalam tubuh dipengaruhi oleh makanan yang Anda konsumsi sehari-hari. Untuk itu, Anda perlu mengontrol asupan makanan yang Anda makan agar kadar HDL dan LDL tetap terjaga.

Sebaiknya hindari makanan yang mengandung lemak jenuh atau lemak trans tinggi. Kedua jenis lemak ini dapat meningkatkan LDL dalam darah. Contoh makanan yang harus dihindari atau dibatasi konsumsinya adalah jeroan, daging berlemak, mentega, krim, makanan berminyak atau yang digoreng, susu tinggi lemak, dan lainnya. Berbagai makanan-makanan tersebut bisa jadi obat kolesterol alami.

2. Menurunkan berat badan

Orang dengan berat badan berlebih cenderung memiliki LDL yang lebih tinggi dibandingkan HDL. Hal ini karena biasanya orang gemuk sering makan berlebihan dan jarang melakukan olahraga. Agar terhindar dari kolesterol tinggi, maka disarankan agar Anda menurunkan berat badan jika Anda mempunyai berat badan berlebih. Ya, menurunkan berat badan merupakan salah satu obat kolesterol alami yang ampuh.

Tak perlu menurunkan berat badan sampai kurus. Cukup turunkan berat badan Anda sampai mencapai berat badan normal. Efek penurunan berat badan ini sangat positif sekali terhadap kadar LDL dan HDL Anda. Penurunan berat badan 5 kg saja sudah mampu mengurangi kadar kolesterol sampai 8 persen.

Lakukan penurunan berat badan ini dengan cara sehat, sehingga tidak hanya berat air yang berkurang tapi juga berat lemak. Anda cukup menargetkan penurunan berat badan Anda sebesar 0,5-1 kg per minggu.

3. Lakukan olahraga teratur

Agar Anda dapat menurunkan berat badan, Anda harus melakukan olahraga secara teratur. Selain itu, olahraga teratur juga dapat membantu meningkatkan kadar HDL serta menurunkan kadar LDL dan trigliserida. Hal inilah yang membuat olahraga bisa jadi obat penurun kolesterol alami. Lakukan olahraga setidaknya 30 menit per hari atau 150 menit per minggu agar manfaat ini bisa Anda rasakan.

4. Berhenti merokok

Merokok dapat menurunkan HDL dalam tubuh, sehingga kadar LDL bisa terus meningkat. Selain itu, merokok juga dapat melukai dinding pembuluh darah Anda. Berhenti merokok juga bisa jadi obat kolesterol alami yang dapat membantu mengendalikan kolesterol tinggi. Oleh karena itu, sebaiknya hentikan kebiasaan merokok jika Anda ingin terhindar dari berbagai penyakit akibat kolesterol tinggi.

5. Hindari stres

Saat stres, ternyata kadar LDL bisa meningkat, loh. Untuk itu, sebagai obat penurun kolesterol alami Anda sebaiknya menghindari stres. Temukan aktivitas yang menyenangkan yang bisa membuat diri Anda tenang, sehingga terhindar dari stres. Selain itu, Anda juga perlu mencukupi kebutuhan tidur Anda. Kurang tidur bisa membuat tubuh stres.

Berbagai pilihan makanan penurun kolesterol

makanan penurun kolesterol tinggi

Seperti yang sudah disebutkan di atas, makanan merupakan salah satu obat kolesterol alami yang ampuh membantu menurunkan kolesterol. Jika tak ingin LDL tinggi, maka Anda harus lebih banyak mengonsumsi makanan yang mengandung lemak baik (lemak tak jenuh) dibandingkan lemak jahat (lemak jenuh dan lemak trans). Makanan-makanan tersebut bisa jadi obat kolesterol alami yang bisa Anda konsumsi sehari-hari tanpa takut dengan efek samping yang ditimbulkannya.

Beberapa contoh makanan sumber lemak tak jenuh yang bisa jadi obat kolesterol alami untuk membantu menurunkan kadar LDL yang tinggi adalah:

  • Minyak zaitun
  • Ikan salmon, ikan tuna, sarden, ikan herring, atau ikan kaya omega-3 lainnya (tapi, sebaiknya jangan diolah dengan cara digoreng)
  • Alpukat
  • Kacang kenari, almond, mede, kedelai, dan kacang-kacangan lainnya

Selain makanan tinggi lemak tak jenuh, makanan tinggi serat juga merupakan makanan penurun kolesterol dan obat kolesterol alami. Serat dapat membantu menurunkan LDL dan meningkatkan HDL. Serat pada makanan dapat menghalangi penyerapan zat ini oleh tubuh dan membantu mengeluarkannya dari tubuh melalui feses.

Sayuran dan buah-buahan merupakan kelompok makanan yang mengandung serat tinggi sekaligus menjadi obat kolesterol alami terbaik. Selain itu, oatmeal dan makanan yang terbuat dari gandum utuh juga mengandung serat yang cukup tinggi, sehingga cocok sebagai obat kolesterol alami yang dapat Anda konsumsi sehari-hari.

Menurunkan kolesterol tinggi dengan obat kolesterol statin

Selain mengubah pola hidup, cara menurunkan kolesterol lainnya adalah dengan mengonsumsi obat penurun kolesterol. Dilansir dari WebMD, obat penurun kolesterol bisa menurunkan LDL lebih cepat sampai 50 persen dibandingkan cara lain. Oleh sebab itu, tak heran jika banyak orang lebih senang menggunakan obat penurun kolesterol untuk menurunkan LDL dibandingkan mengubah pola hidup.

Obat kolesterol tinggi bekerja dengan cara menghalangi zat yang dibutuhkan tubuh untuk membuat kolesterol, mengurangi kadar trigliserida dalam tubuh, dan membantu menyerap kolesterol dan membuangnya dari tubuh. Salah satu obat kolesterol tinggi yang sering digunakan adalah statin, termasuk atorvastatinlovastatinsimvastatinpravastatin, dan  rosuvastatin.

Namun sama seperti obat-obatan lainnya, obat kolesterol tinggi ini juga dapat menyebabkan efek samping. Efek samping bisa bervariasi pada setiap orang, tergantung jenis dan dosis obat statin yang dikonsumsi. Meski begitu, efek samping paling umum dari penggunaan obat penurun kolesterol ini adalah pusing, masalah pencernaan, nyeri otot dan sendi, diabetes mellitus tipe 2, sampai kerusakan otot dan hati.

Risiko Anda mengalami efek samping obat kolesterol tinggi bisa meningkat jika obat ini dikonsumsi sekaligus dalam jumlah banyak, mempunyai penyakit ginjal atau hati, atau memiliki postur tubuh yang kecil. Wanita dan lansia lebih dari 65 tahun juga mengalami peningkatan risiko yang lebih tinggi.

Setelah tahu efek samping dari statin, apakah Anda masih ingin menggunakan obat kolesterol tinggi? Butuh tidaknya Anda menggunakan obat kolesterol tinggi pada dasarnya tergantung dari kadar kolesterol dalam tubuh Anda. Sebaiknya Anda selalu berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu jika ingin mengonsumsi obat kolesterol tinggi untuk menurunkan kadar LDL Anda.

Mengonsumsi obat penurun kolesterol bukan berarti Anda bisa bebas makan apa saja

Obat penurun kolesterol memang dapat membantu Anda menurunkan kadar kolesterol tinggi dalam tubuh. Namun, jangan hanya mengandalkan obat penurun kolesterol saja. Anda tetap perlu menjaga kadar HDL dan LDL tetap normal dengan menerapkan pola hidup sehat seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Kebanyakan orang merasa aman untuk mengonsumsi makanan apa saja setelah ia minum obat penurun kolesterol. Padahal, mengonsumsi obat kolesterol tinggi bukan berarti Anda bisa mengabaikan diet rendah kolesterol. Anda juga harus memerhatikan asupan asupan lemak dan karbohidrat Anda karena kedua zat gizi ini dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.

Jadi, Walaupun Anda sudah mengonsumsi obat kolesterol tinggi, tetap saja Anda harus menerapkan gaya hidup sehat untuk membantu menurunkan kadar kolesterol Anda.

Anda juga harus tahu bahwa sekali Anda mulai mengonsumsi obat kolesterol tinggi, Anda biasanya akan terus mengonsumsi obat tersebut. Walaupun Anda berhenti mengonsumsi obat penurun kolesterol dan kadar kolesterol Anda sudah berada di rentang normal untuk sementara, tetapi kadar kolesterol Anda bisa saja meningkat kembali sewaktu-waktu. Hal ini bisa dicegah hanya jika Anda mengubah pola makan Anda, melakukan olahraga, berhenti merokok, dan meninggalkan kebiasaan buruk lainnya.

Penggunaan suplemen sebagai obat alami kolesterol

Jika Anda takut akan efek samping obat kolesterol tinggi statin, obat herbal kolesterol mungkin dapat membantu mengendalikan kadar kolesterol dalam tubuh Anda. Namun jika Anda memutuskan untuk mengonsumsi obat herbal kolesterol sebagai tambahan pengobatan, konsultasikan terlebih dahulu pada dokter yang menangani Anda.

Pasalnya, tidak semua kandungan obat herbal kolesterol aman untuk tubuh Anda dan memiliki kemungkinan untuk dapat bereaksi negatif pada obat-obatan yang sedang Anda konsumsi. Selain itu, hanya dokter atau ahli gizi yang dapat merekomendasikan perlu tidaknya Anda mengonsumsi suplemen ini sebagai obat alami kolesterol Anda.

Berikut ini beberapa jenis suplemen yang bisa dijadikan obat alami kolesterol.

1. Minyak ikan

Kadar omega-3 dalam minyak ikan, yaitu EPA dan DHA, terbukti mampu menurunkan kadar trigliserida hingga 30 persen, meminimalisir pembengkakan dan pembekuan darah, serta meningkatkan kolesterol baik (HDL). Inilah yang membuat minyak ikan banyak dijadikan sebagai obat herbal kolesterol.

Namun, kadar merkuri serta polutan yang tinggi pada beberapa jenis minyak ikan juga perlu menjadi perhatian. Pilihlah obat herbal kolesterol yang telah teruji klinis bebas dari logam berat seperti merkuri dan timbal serta racun lingkungan lainnya, termasuk bifenil poliklorinat atau PCB.

2. Psyllium

Psyllium atau yang lebih dikenal dengan nama Plantago ovata merupakan tanaman yang hanya tumbuh di India. Namun, herbal ini telah lama dikonsumsi sebagai suplemen yang berasal dari sumber serat makanan alami. Tanaman ini juga termasuk jenis serat larut air yang bisa melarutkan kolesterol dan menurunkan trigliserida serta kolesterol total, terutama bagi penderita diabetes tipe 2. Obat herbal kolesterol ini bisa menjadi pilihan alternatif untuk membantu Anda menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

3. Niacin

Niacin merupakan suplemen vitamin B yang dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kolesterol jahat (LDL) hingga 30 persen. Suplemen ini perlu diminum dalam dosis besar agar efeknya dapat terasa, yakni sebanyak 1 sampai 3 gram sehari. Karena harus diberikan dengan dosis tinggi, sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi obat herbal kolesterol ini.

Panduan Pola Makan untuk Mengatasi Kolesterol Tinggi di Usia Muda

Bukan cuma orang tua yang bisa terserang kolesterol tinggi. Anak muda di usia produktif pun sangat memungkinkan. Tingginya kolesterol di usia muda dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan juga stroke. Untuk itu, usaha menurunkan kolesterol dimulai dari mengatur pola makan Anda. Mengatur pola makan menjadi cara awal yang saya anjurkan untuk mengatasi kolesterol tinggi di usia muda.

Apa yang perlu dilakukan saat didiagnosis memiliki kolesterol tinggi?

Gaya hidup tidak sehat seperti makan makanan tinggi lemak, jarang berolahraga, hingga memiliki kebiasaan merokok menjadi faktor kuat penyebab tingginya kolesterol di usia muda. Padahal, jika dibiarkan hal ini sangat berbahaya untuk kesehatan Anda secara keseluruhan.

Setelah didiagnosis memiliki kolesterol tinggi, biasanya dokter akan menyarankan untuk melakukan perubahan pola hidup dan diet. Berbagai perubahan pola hidup yang biasanya dianjurkan yaitu olahraga teratur untuk menjaga berat badan tetap ideal, makan makanan sehat, menghindari makanan dengan kadar gula dan lemak yang tinggi, dan yang tak kalah penting membatasi makanan siap saji atau instan.

Biasanya untuk dapat mengatasi kolesterol tinggi, dokter menyarankan Anda untuk melakukan diet rendah lemak jenuh dan rendah lemak trans. Selain itu, Anda akan diminta untuk menghindari semua jenis makanan dengan kadar kolesterol yang tinggi. Tak hanya itu, Anda akan dianjurkan untuk menghindari penggunaan minyak, gula, dan garam berlebih.

Ini karena selain kolesterol, asupan minyak, gula, dan garam yang tinggi juga berbahaya bagi kesehatan dan dapat menimbulkan dampak kesehatan lain. Misalnya obesitas, penyakit jantung, diabetes, ginjal, darah tinggi, dan serangkaian penyakit berbahaya lainnya.

Umumnya, Anda akan diminta melakukan perubahan pola hidup dengan melakukan berbagai kebiasaan sehat. Nah, jika setelah menerapkan pola hidup sehat ini ternyata kadar kolesterol tidak juga turun, maka dokter akan mengambil langkah lanjutan yaitu dengan memberikan obat. Dosis dan jangka waktu pemberian obat disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.

Pantangan makanan untuk mengatasi kolesterol tinggi

seafood yang mengandung kolesterol

Apabila Anda sudah didiagnosis memiliki kolesterol yang cukup tinggi, maka Anda tidak lagi bisa makan seenaknya tanpa memerhatikan kandungannya. Pasalnya, beberapa jenis makanan dilarang dikonsumsi karena kadar kolesterolnya yang sangat tinggi. Berikut ini adalah golongan makanan yang sama sekali tidak boleh dikonsumsi dan makanan yang masih diperbolehkan dalam porsi kecil.

1. Makanan yang tidak boleh dikonsumsi

Jenis makanan yang masuk dalam golongan tidak boleh dikonsumsi tandanya kadar kolesterolnya jauh melebihi angka asupan harian yang dibutuhkan tubuh. Sementara itu, batas kolesterol harian yang dianjurkan yaitu sebesar 200 hingga 300 mg/hari. Berikut berbagai jenis makanan yang dilarang beserta jumlah kolesterolnya per 100 gram.

  • Otak sapi, 3.100 mg
  • Jeroan, 3.100 mg
  • Otak kambing, 2.559 mg
  • Kuning telur, 2.307 mg
  • Daging sapi berlemak, 1.995 mg
  • Telur bebek, 884 mg
  • Telur puyuh, 844 mg
  • Caviar (telur ikan), 588 mg
  • Ati ayam, 584 mg
  • Daging bebek dengan kulit, 515 mg
  • Daging kambing, 462 mg

2. Makanan yang perlu dibatasi

Selain makanan yang benar-benar dilarang, ada berbagai makanan yang masih boleh dikonsumsi tetapi dalam porsi kecil agar tidak melebihi batas kolesterol harian. Berikut berbagai makanan yang perlu dibatasi disertai dengan kadar kolesterolnya per 100 gram.

  • Cumi-cumi, 260 mg
  • Mentega, 256 mg
  • Makanan cepat saji, 235 mg
  • Biskuit, 221 mg
  • Udang, 161 mg
  • Belut, 161 mg
  • Cokelat, 140 mg
  • Keju 123 mg
  • Susu, 116 mg
  • Es krim, 92 mg
  • Kerupuk, 89 mg
  • Kerang, 67 mg
  • Kepiting, 42 mg

Dari daftar di atas, makanan laut seperti kerang dan kepiting memang memiliki kadar kolesterol yang tidak terlalu tinggi, tetapi Anda tetap perlu berhati-hati. Pasalnya, sebagian besar orang mengonsumsinya lebih dari 100 gram hingga akhirnya melewati batas asupan harian yang dianjurkan.

Makanan yang dianjurkan untuk pengidap kolesterol tinggi

makanan penurun kolesterol tinggi

Untuk mengatasi kolesterol tinggi, Anda perlu mengonsumsi berbagai makanan seperti:

  • Serat yang berasal dari sayur-sayuran, buah-buahan, dan gandum utuh.
  • Produk susu bebas atau rendah lemak.
  • Kacang-kacangan.
  • Ikan dan ayam atau unggas tanpa kulit.
  • Makan ikan dua kali seminggu, terutama yang kaya omega-3 seperti tuna, salmon, makerel, teri, dan lele.
  • Mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tidak jenuh dan membatasi asupan lemak jenuh dan juga trans.
  • Membatasi makanan yang tinggi garam dan gula.

Selain menjaga pola makan dan menjaga berat badan tetap ideal, aktif berolahraga juga dapat membantu Anda untuk mengatasi kolesterol tinggi. Olahraga dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) di dalam tubuh. Selain itu, olahraga dan aktivitas fisik lainnya juga dapat menjaga kesehatan jantung, pembuluh darah, dan menghindarkan Anda dari obesitas yang menjadi faktor risiko penyakit jantung serta stroke.

Hal yang tak kalah penting, Anda  juga perlu menghentikan kebiasaan merokok dan juga minum alkohol. Sebab alkohol dapat meningkatkan kadar kolesterol terutama trigliserida di dalam darah.

Punya Kolesterol Tinggi, Kapan Harus Mulai Minum Obat Kolesterol?

Perubahan gaya hidup merupakan jalan pertama yang sering kali ditempuh untuk mencegah maupun mengobati kadar kolesterol tinggi dalam tubuh. Namun, tidak menutup kemungkinan Anda tetap dianjurkan untuk minum obat kolesterol rutin oleh dokter. Nah, yang jadi pertanyaan sekarang adalah kapan waktu tepat untuk minum obat tersebut?

Apa obat kolesterol yang biasa diberikan dokter?

Obat untuk kolesterol biasanya diandalkan guna menurunkan tingginya kadar kolesterol dalam tubuh. Jenis obat kolesterol yang paling sering direkomendasikan dokter adalah statin. Statin bekerja dengan cara menghalangi pembentukan kolesterol di dalam organ hati, yang selanjutnya mencegah penyumbatan lebih parah pada pembuluh darah.

Statin dinilai efektif untuk menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol jahat atau low-density lipoproteins (LDL), sekaligus meningkatkan kolesterol baik atau high density lipoprotein (HDL). Ini tentu bisa membantu menurunkan risiko Anda terserang stroke, penyakit jantung, dan serangan jantung.

nyeri otot akibat obat kolesterol

Ada berbagai jenis statin yang sering diresepkan, seperti:

Semua jenis obat statin ini pada dasarnya bekerja sama efektifnya untuk menurunkan kadar kolesterol tubuh. Namun alangkah lebih baiknya, untuk tetap berkonsultasi pada dokter demi mendapatkan obat yang sesuai dengan kondisi dan gejala yang Anda alami.

Kapan harus mulai minum obat kolesterol?

obat biduran

Tidak sedikit orang yang memilih minum obat kolesterol guna mencegah terserang stroke dan penyakit jantung. Padahal, obat penurun kolesterol ini tidak boleh diminum sembarangan dan tetap butuh resep dokter untuk mendapatkannya.

Dokter akan mempertimbangkan kondisi kesehatan beserta semua faktor risiko yang Anda miliki terlebih dahulu sebelum meresepkan obat kolesterol. Anda mulai boleh minum obat kolesterol apabila kadar kolesterol dalam tubuh sudah tergolong cukup tinggi, sehingga berisiko menimbulkan penyakit komplikasi jika tidak segera diobati.

Normalnya, total kolesterol keseluruhan harus di bawah 200 mg/dL. Sedangkan kolesterol LDL tidak boleh lebih dari angka 130 mg/dL.

Intinya, tidak semua orang bisa dengan mudah minum obat kolesterol. Menurut American Heart Association, ada empat kelompok utama yang sebaiknya mendapatkan manfaat dari statin.

Pertama, orang dewasa di rentang usia 40-75 tahun dengan kadar kolesterol LDL 70-189 mg/dL. Kelompok ini umumnya tidak memiliki penyakit jantung, tapi berisiko untuk mengalaminya dalam 10 tahun mendatang. Terutama bagi orang yang punya penyakit diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, serta perokok aktif.

Kedua, orang yang sudah memiliki penyakit jantung dan pembuluh darah, terutama terkait dengan pengerasan atau penyempitan pembuluh darah (aterosklerosis). Contohnya bagi pengidap serangan jantung, stroke akibat penyumbatan pembuluh darah, angina, stroke ringanarteri perifer, dan lain sebagainya.

Selanjutnya, orang yang telah berusia 21 tahun atau lebih dengan kadar kolesterol LDL sangat tinggi melebihi batas normal, yakni di atas 190 mg/dL. Terakhir, orang dengan diabetes dan punya kadar kolesterol LDL 70-189 mg/dL. Terlebih lagi jika pengidap diabetes terbukti memiliki faktor risiko untuk terserang penyakit jantung, seperti tekanan darah tinggi dan merokok.

Adakah efek samping dari minum obat kolesterol ini?

sakit kepala sebelah kanan

Dr. Patrick McBride, MPH selaku ketua klinik kolesterol di University of Wisconsin School of Medicine and Public Health, menjelaskan bahwa obat penurun kolesterol statin dapat optimal untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh setelah 2-4 minggu Anda rutin meminumnya, dikutip dari laman WebMD.

Sayangnya, sama seperti obat-obatan lainnya, obat statin juga memiliki efek samping berupa sakit kepala, nyeri otot, kerusakan hati, hingga kenaikan kadar gula darah. Maka itu, meski terlihat ampuh dan menjanjikan sebaiknya jangan hanya terpaku pada obat penurun kolesterol.

Anda tetap perlu menjaga kadar kolesterol total, HDL, dan LDL agar tetap normal dengan rutin menjalankan pola hidup sehat. Meliputi merancang pola makan sehat sesuai kondisi tubuh, menjaga berat badan ideal, berolahraga teratur, berhenti merokok, serta mengelola stres dengan baik.

Tips jitu agar kadar kolesterol tidak tinggi

Cara paling efektif menjaga kadar kolesterol tetap normal adalah menerapkan pola hidup sehat. Anda bisa mulai dengan:

1. Bijak pilih makanan

makanan untuk yang punya endometriosis

Makanan Anda sehari-hari memengaruhi bagaimana tubuh Anda bekerja. Nah, oleh sebab itu, hindari makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans.

Konsumsilah makanan yang mengandung serat tinggi. Serat dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Jangan lupa, imbangi juga asupan gizi lainnya yang mencakup karbohidrat, protein, dan lemak baik.

Selain cermat dalam memilih makanan, Anda juga harus bijak dalam mengolahnya. Hindari mengolah makanan dengan cara digoreng. Sebaiknya, Anda mengolah makanan dengan yang lebih sehat, seperti ditumis, dikukus, atau direbus.

2. Rajin olahraga

Olahraga atau aktivitas fisik dengan intesitas sedang dapat membantu meningkatkan HDL sekaligus menurunkan LDL dalam darah. Luangkanlah waktu sekitar 30-60 menit per hari untuk melakukan olahraga.

Tak perlu harus ke gym, Anda bisa kok melakukan berbagai jenis olahraga yang Anda memang Anda sukai. Jika Anda suka bersepeda atau berenang, maka jangan ragu untuk melakukannya. Begitu pula jika hanya menyukai jalan santai atau bersepeda.

Kuncinya satu, buatlah tubuh Anda aktif bergerak setiap hari. Dengan aktif bergerak. tubuh Anda akan berusaha untuk membakar kalori dan lemak-lemak yang mengendap di tubuh. Tak hanya membuat badan lebih bugar, olahraga juga bisa membantu Anda mendapatkan berat badan yang ideal.

3. Berhenti merokok

merokok saat buka puasa

Merokok dapat menurunkan HDL dalam tubuh, sehingga kadar LDL bisa terus meningkat. Kebiasaan buruk ini juga dapat melukai dinding pembuluh darah Anda. Itu sebabnya, sebaiknya hentikan kebiasaan merokok jika Anda ingin terhindar dari berbagai penyakit akibat kolesterol tinggi.

Selain merokok, Anda juga sebaiknya mengurangi konsumsi alkohol. Kebanyakan minum alkohol juga bisa menyebabkan kenaikan LDL dalam darah.

4. Minum obat kolesetrol

obat paratusin adalah

Terkadang menerapkan gaya hidup sehat tidak cukup untuk menurunkan kadar kolesterol. Jika dokter Anda meresepkan obat tertentu untuk membantu menurunkan kolesterol Anda, minumlah obat tersebut secara teratur. Jangan lupa, imbangi juga dengan tetap melakukan pola hidup sehat.

Anda juga perlu melakukan pemantauan kadar kolesterol dengan menjalani pemeriksaan secara rutin. Tak hanya orang dewasa saja, cek kolesterol juga perlu dilakukan pada anak-anak yang memiliki riwayat kolesterol tinggi dalam keluarganya. Hal ini berguna untuk mencegah komplikasi akibat kolesterol tinggi di masa yang akan datang.

7 Hal Tak Terduga yang Bisa Menyebabkan Kolesterol Tinggi

Kolesterol tinggi sering dijuluki sebagai penyakitnya orang tua atau orang gemuk. Padahal, anak muda dan orang bertubuh kurus juga bisa punya kadar kolesterol di atas batas normal. Kok bisa? Nah, penting bagi Anda mengetahui apa saja penyebab kolesterol naik untuk mengetahui seberapa besar risiko Anda, juga sekaligus menghindari risiko komplikasinya di kemudian hari.

Fungsi kolesterol dalam tubuh

Kolesterol adalah zat lilin mirip lemak yang berwarna putih. Kolesterol tersebar di seluruh sel tubuh. Tubuh manusia sebenarnya memproduksi sendiri persediaan kolesterolnya di hati (liver). Namun, sebagian besar asupan kolesterol yang kita dapat berasal dari makanan sehari-hari.

Kolesterol tidak selalu buruk. Kenyataannya, kita butuh kolesterol untuk membentuk sel dan menjaganya tetap sehat. Selain itu, kolesterol juga dibutuhkan tubuh untuk membantu membuat hormon (kortisol, testosteron, dan estrogen), vitamin D, dan asam empedu. Masing-masing zat ini tentu memiliki peran dan manfaatnya masing-masing untuk kesehatan tubuh.

Jenis-jenis kolesterol

Kolesterol tidak bergerak sendiri dalam darah. Kolesterol akan bergabung bersama protein khusus untuk kemudian mengalir dalam darah. Nah, gabungan antara kolesterol dan protein disebut lipoprotein.

Ada tiga jenis liprotein yang membawa kolesterol ke seluruh tubuh Anda, di antaranya:

1. Low density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat

Kolesterol LDL dikatakan jahat karena dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh (aterosklerosis) apabila jumlahnya terlalu banyak dalam darah. Kolesterol jahat LDL adalah penyebab dari stroke atau penyakit jantung.

2. High density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik

Kolesterol HDL dikatakan baik karena membantu hati mengurai LDL, untuk mengubahnya menjadi empedu sebelum dibilas keluar dari tubuh. Sederhananya, kolesterol HDL membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Alhasil, pembuluh darah bersih dari endapan kolesterol.

3. Very low density lipoproteins (VLDL)

VLDL mirip dengan LDL. Lipoprotein ini mengandung banyak lemak yang disebut trigliserida.

Trigliserida adalah jenis lemak yang berguna sebagai cadangan energi jika glukosa (gula darah) sebagai sumber utama energi utama sudah habis. Lemak jenis ini dihasilkan dari makanan tinggi lemak dan makanan sumber karbohidrat.

Kadar VLDL yang tinggi dapat menyebabkan pembuluh darah tersumbat dan memicu berbagai penyakit kardiovaskular.

Berapa kadar kolesterol yang normal?

Tinggi rendahnya kadar kolesterol Anda hanya bisa dicari tahu lewat cek kolesterol secara berkala dengan tes profil lipid. Tes profil lipid dapat menunjukkan jumlah kolesterol total, LDL, HDL, dan trigliserida.

Berapa kadar kolesterol yang dianggap normal, berisiko, dan tinggi? Berikut panduannya.

1. Kolesterol total

  • Normal: 200 mg/dL ke bawah
  • Borderline: 200 sampai 239 mg/dL
  • Tinggi: 240 mg/dL ke atas

2. LDL (kolesterol jahat)

  • Normal: 100 mg/dL ke bawah
  • Borderline: 130 sampai 159 mg/dL
  • Tinggi: 160 mg/dL ke atas

3. HDL (kolesterol baik)

  • Ideal: 60 mg/dL ke atas
  • Normal: 40 mg/dL ke atas untuk laki-laki dan 50 mg/dL ke atas untuk perempuan
  • Rendah: 39 mg/dL ke bawah

4. Trigliserida

  • Normal: 149 mg/dL ke bawah
  • Borderline: 150 sampai 199 mg/dL
  • Tinggi: 200 mg/dL ke atas

Menurut American Heart Association, Anda perlu mengecek kadar kolesterol paling tidak setiap lima tahun sekali. Tak hanya untuk orang tua saja, tapi anak muda usia 20 tahun juga sebaiknya sudah mulai rutin cek kolesterol.

Anda bisa cek kolesterol di klinik, puskemas, rumah sakit, atau laboratorium terdekat. Bahkan, Anda juga bisa cek sendiri di rumah dengan alat cek kolesterol mandiri.

Apa akibatnya jika kolesterol naik?

Kolesterol memiliki banyak peran penting untuk menjaga berbagai fungsi tubuh. Namun demikian, kadarnya tetap harus dijaga seimbang. Tidak kurang, apalagi berlebihan.

Saat kolesterol naik, lemak dapat menumpuk dan mengendap dalam pembuluh darah yang akhirnya menyumbat aliran darah. Penyumbatan pembuluh darah selama bertahun-tahun dapat meningkatkan risiko serangan jantung. Tak hanya itu. Kolesterol tinggi juga dapat menyebabkan aliran darah ke otak terganggu hingga memicu stroke.

Berbagai penyebab kolesterol tinggi

Faktanya, ada banyak hal yang bisa jadi penyebab kolesterol tinggi. Mulai dari kebiasaan sehari-hari yang sebenarnya bisa dicegah hingga kondisi medis tertentu. Mana yang Anda alami?

1. Usia

periksa kesehatan bagi lansia

Penyebab kolesterol tinggi yang tidak bisa dielakkan adalah usia. Semakin tua umur kita, maka kadar kolesterol jahat cenderung semakin tinggi. Hal ini dipengaruhi oleh perubahan fungsi dan metabolisme tubuh yang semakin menurun.

Jadi, tak heran jika kebanyakan orang lanjut usia memiliki kolesterol LDL lebih tinggi daripada anak-anak muda. Umumnya, kadar LDL akan mulai meningkat setelah Anda menginjak usia 20 tahun.

2. Makanan sehari-hari

mencerna makanan berlemak

Makanan di resto fast food yang sering kita beli saat terjepit waktu bisa jadi penyebab kolesterol terus tinggi.

Ya! Baik fast food maupun camilan junk food seperti keripik kentang kemasan umumnya tinggi kalori, garam, gula, lemak jenuh, dan lemak trans. Agar kadar kolesterol tak naik terus-terusan, berusahalah untuk menahan keinginan mengonsumsi makanan-makanan ini.

3. Malas gerak

Apa benar orang malas cenderung iq tinggi?

Berapa lama waktu yang Anda habiskan untuk tiduran atau duduk leyeh-leyeh untuk sekadar cek ponsel, menonton TV, atau bermain game?

Awas! Kebiasaan malas gerak atau minim aktivitas fisik adalah penyebab Anda berpeluang besar mengalami kolesterol tinggi. Apalagi jika Anda juga tidak memerhatikan makanan yang Anda makan setiap harinya. Sebab, tumpukan lemak akan terbiarkan terus mengendap dalam pembuluh dan tidak dibakar lewat olahraga.

4. Berat badan berlebih

obesitas

Kelebihan berat badan bisa meningkatkan risiko penyakit jantung yang akibat kenaikan kolesterol. Kelebihan berat badan itu sendiri bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari pola makan yang buruk hingga malas olahraga.

Mulai sekarang, berusahalah untuk menjaga berat badan yang ideal supaya kadar kolesterol baik dan jahat dalam tubuh stabil. Dengan begitu, risiko Anda mengalami berbagai penyakit kronis di kemudian hari juga lebih rendah.

5. Merokok dan alkohol

dampak negatif rokok

Asap dan racun dalam rokok bisa jadi penyebab kolesterol jahat melonjok naik di luar batas wajar.

Baik perokok aktif maupun pasif sama-sama berisiko tinggi mengalami penyumbatan pembuluh darah arteri yang bisa mengakibatkan berbagai masalah jantung seperti tekanan darah tinggi dan diabetes.

Selain merokok, Anda juga harus menghentikan kebiasaan minum alkohol. Jika dikonsumsi berlebihan, minuman keras pun bisa jadi penyebab kolesterol LDL dan trigiliserida Anda naik tajam.

6. Penyakit tertentu

nefropati diabetik

Penyebab kolesterol tinggi lainnya adalah riwayat penyakit yang Anda miliki. Beberapa di antaranya seperti:

  • Diabetes
  • Penyakit hati dan ginjal
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Gangguan kelenjar tiroid

Obat-obatan tertentu ada juga bisa menyebabkan kenaikan kolesterol jahat dan menurunkan kolesterol baik. Beberapa jenis obat-obatan ini meliputi progestin, steroid anabolik, dan kortikosteroid.

7. Riwayat genetik

mudik dengan lansia

Merasa tidak melakukan berbagai hal di atas, tapi kolesterol tetap tinggi? Bisa jadi penyebab kolesterol tinggi Anda adalah genetik warisan dari orangtua, atau nenek dan kakek. Dalam istilah medis, kolesterol tinggi yang disebabkan karena genetik disebut dengan familia hiperkolesterolemia (FH).

Mutasi gen yang diwariskan dari orangtua dapat mengontrol setiap sel di tubuh kita agar tidak bisa cepat menghilangkan kolesterol LDL, atau bisa juga menyebabkan hati menghasilkan terlalu banyak LDL.

Oleh sebab itu, jika orangtua atau kakek-nenek Anda punya kolesterol tinggi, punya aterosklerosis, pernah kena serangan jantung, atau meninggal dunia karena gagal jantung mendadak sebelum usia 50 tahun, Anda sebaiknya segera check up. Ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar risiko Anda mewarisi risiko-risiko tersebut dan menghindari masalah yang mungkin terjadi di masa depan.

Berbagai Cara Menurunkan Kolesterol

Ada beragam cara menurunkan kolesterol yang bisa dilakukan. Salah satunya dengan mengubah gaya hidup dan pola makan. Cara ini dapat menjaga kadar kolesterol dalam darah tetap terkontrol dengan baik.

Kolesterol tinggi terjadi saat kadar kolesterol dalam darah berada di atas kadar normal (> 200 mg/dL). Jika terus dibiarkan, kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko munculnya berbagai penyakit, seperti penyakit jantung dan stroke. Untuk itu, Anda perlu tahu cara menurunkan kolesterol yang tepat, agar dapat terhindar dari berbagai komplikasi kolesterol tinggi.

Berbagai Cara Menurunkan Kolesterol - Alodokter

Cara Menurunkan Kolesterol

Selain mengonsumsi obat-obatan sesuai dengan anjuran dokter, ada beberapa cara alami menurunkan kolesterol yang bisa Anda coba, di antaranya:

1. Perbanyak makan sayur dan buah

Untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah, disarankan untuk memperbanyak konsumsi sayur dan buah. Kandungan serat dalam sayur dan buah mampu membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (low density lipoprotein/LDL). Anda disarankan untuk mengonsumsi sekitar 500 gram buah dan sayur setiap harinya.

2. Konsumsi makanan yang kaya akan kandungan omega-3

Makanan kaya omega-3 dipercaya dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah. Pilihan makanan yang kaya akan kandungan asam lemak omega-3 cukup beragam, di antaranya adalah ikan salmon, makerel, tuna, sarden, kacang kenari, dan biji chia.

3. Pilih makanan rendah lemak

Jika Anda memiliki masalah kolesterol tinggi, pilihlah makanan dengan kadar lemak yang rendah. Anda bisa mengonsumsi ikan, ayam, daging sapi tanpa lemak, susu rendah lemak, putih telur, kacang-kacangan, polong-polongan, tempe, dan tahu. Hindari konsumsi makanan berlemak, seperti goreng-gorengan.

4. Konsumsi makanan atau minuman yang mengandung serat larut

Untuk membantu menurunkan kadar kolesterol, Anda disarankan mengonsumsi makanan yang mengandung serat larut, misalnya alpukat, ubi jalar, brokoli, lobak, pir, wortel, apel, kacang merah, biji rami, dan gandum.

Agar lebih praktis, Anda juga dapat mengonsumsi produk suplemen atau minuman yang mengandung serat larut beta glucan dan inulin. Beta glucan mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dan kolesterol total dalam tubuh. Sedangkan inulin bermanfaat menurunkan kadar kolesterol total dan trigliserida dalam darah.

Akan lebih baik lagi jika produk minuman tersebut mengandung vitamin B1 dan B2, yang mampu membantu pembakaran kolesterol dalam tubuh menjadi energi.

5. Berolahraga secara teratur

Selain mengatur pola makan, Anda juga disarankan untuk rutin berolahraga. Tidak hanya membuat tubuh menjadi bugar, olahraga juga dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik.

6. Berhenti merokok

Rokok juga dapat mengganggu keseimbangan kadar kolesterol dalam tubuh, maka dari itu, berhentilah merokok. Kebiasaan merokok dapat menurunkan kadar kolesterol baik (high density lipoprotein/HDL) dalam tubuh, selain itu, pembuluh darah juga menjadi lebih kaku. Jika ini terjadi, risiko untuk terkena penyakit jantung dan stroke akan meningkat.

7. Kontrol berat badan

Cara menurunkan kolesterol berikutnya adalah menjaga berat badan ideal. Orang dengan berat badan berlebih atau obesitas dapat mengalami peningkatan kadar kolesterol dalam tubuh. Maka dari itu, Anda disarankan menjalani diet sehat untuk menurunkan berat badan, demi menurunkan kolesterol.

Tips Mencegah Kolesterol Tinggi

Setelah mampu menurunkan kolesterol tinggi, Anda dianjurkan untuk mempertahankan kadar kolesterol agar tetap normal. Supaya kadar kolesterol tidak mudah naik kembali, Anda perlu menerapkan pola hidup sehat secara konsisten.

Menerapkan pola hidup sehat sebenarnya tidak sulit, selama Anda memiliki niat dan kedisiplinan dalam menjalaninya. Selain rutin berolahraga, pola hidup sehat juga mencakup pola makan yang sehat.

Agar kadar kolesterol dalam darah terkontrol dengan baik, batasi asupan makanan yang mengandung lemak jenuh, seperti daging berlemak, daging asap, sosis, es krim, makanan bersantan, biskuit, dan kue kering.

Tidak hanya itu,  makanan yang banyak mengandung gula juga perlu dibatasi. Makanan seperti ini dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dan menurunkan kadar kolesterol baik dalam tubuh.

Itulah beberapa cara menurunkan kolesterol tinggi yang bisa Anda lakukan, tentunya sambil menjalani pengobatan dari dokter. Dan jangan lupa, periksalah kadar kolesterol secara rutin sesuai anjuran dokter.

Ditinjau oleh: dr. Allert Benedicto Ieuan Noya

APa itu Kolesterol

Kolesterol adalah lemak yang berguna bagi tubuh. Namun bila kadarnya di dalam tubuh terlalu tinggi, kolesterol akan menumpuk di pembuluh darah dan mengganggu aliran darah.

Kolesterol merupakan zat yang diproduksi secara alami oleh organ hati, tetapi juga bisa ditemukan dalam makanan yang berasal dari hewan, seperti daging dan susu. Kolesterol diperlukan oleh tubuh untuk membentuk sel-sel sehat, memproduksi sejumlah hormon, dan menghasilkan vitamin D. Meskipun penting bagi tubuh, kolesterol dapat mengganggu kesehatan jika kadarnya terlalu tinggi.

Kolesterol - alodokter

Gejala Kolesterol

Kolesterol tinggi tidak menimbulkan gejala. Akibatnya, banyak orang tidak sadar memiliki kadar kolesterol tinggi, sampai muncul komplikasi serius seperti penyakit jantung atau stroke. Oleh sebab itu, penting untuk melakukan tes darah untuk mengetahui normal atau tingginya kolesterol.

Untuk orang dewasa, disarankan untuk melakukan pemeriksaan kolesterol tiap 4-6 tahun sekali, mulai usia 20 tahun.

Walaupun jarang mengalami kolesterol tinggi, pemeriksaan kolesterol pada anak-anak juga disarankan pada saat anak berusia 9-11 tahun, dan diulangi pada saat berusia 17-21. Pada anak-anak dari keluarga penderita diabetes dan kolesterol tinggi, pemeriksaan kolesterol disarankan pada saat anak berusia 2-8 tahun dan diulangi pada usia 12-16 tahun.

Kolesterol Normal

Untuk mengetahui kadar kolesterol normal, Anda perlu memahami dulu jenis kolesterol dan fungsinya. Pada dasarnya, kolesterol tidak bisa larut dalam darah. Oleh karena itu, hati memproduksi zat yang bernama lipoprotein untuk menyalurkan kolesterol ke seluruh tubuh. Ada dua jenis lipoprotein yang utama, yaitu:

  • Low-density lipoprotein (LDL)
    LDL berfungsi membawa kolesterol ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah arteri. Apabila kadarnya terlalu tinggi, LDL akan menumpuk di dinding pembuluh arteri. LDL dikenal sebagai ‘kolesterol jahat’.
  • High-density lipoprotein (HDL)
    HDL berfungsi mengembalikan kolesterol berlebih ke hati, untuk dikeluarkan dari tubuh. Oleh karena itu, HDL dikenal sebagai ‘kolesterol baik’.

Selain dua jenis kolesterol di atas, ada pula jenis lemak lain yang disebut trigliserida yang sering kali ikut diperiksa. Berbeda dari kolesterol yang diperlukan tubuh untuk membentuk sel dan sejumlah hormon, trigliserida digunakan sebagai sumber tenaga.

Trigliserida terbentuk ketika tubuh mengubah sisa kalori yang tidak terpakai oleh tubuh. Jika tubuh terus mendapat asupan kalori secara berlebihan dibandingkan dengan pemakaiannya, kadar trigliserida akan naik. Kondisi ini juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Di bawah ini adalah nilai kolesterol normal yang terdiri LDL, HDL, trigliserida, serta kolesterol total, yang bisa diketahui dari pemeriksaan darah:

  • LDL: kurang dari 100 mg/dL.
  • HDL: 60 mg/dL atau lebih.
  • Trigliserida: kurang dari 150 mg/dL.
  • Kolesterol total: kurang dari 200 mg/dL.

Penting diingat, makin tinggi kadar kolesterol HDL, akan lebih baik bagi tubuh. Sebaliknya, makin tinggi kadar kolesterol LDL, trigliserida, dan kolesterol total, akan makin buruk bagi kesehatan. Kolesterol tinggi merupakan gabungan dari nilai kolesterol total dan LDL yang tinggi, serta HDL yang rendah.

Akibat Kolesterol Tinggi

Kadar kolesterol yang berlebihan perlu ditangani. Apabila dibiarkan, kolesterol akan menumpuk di dinding pembuluh darah arteri dan membentuk plak, sehingga membuat arteri menyempit. Kondisi ini disebut dengan aterosklerosis.

Aterosklerosis lama kelamaan dapat membuat aliran darah tersumbat, akibatnya menimbulkan sejumlah penyakit berbahaya berikut ini:

  • Penyumbatan dapat terjadi di pembuluh arteri jantung, sehingga otot jantung kurang mendapat nutrisi.
  • Serangan jantung dapat terjadi ketika aliran darah ke jantung tersumbat total.
  • Stroke dapat terjadi ketika aliran darah ke otak tersumbat.
  • Penyakit arteri perifer dapat terjadi ketika aliran darah ke tungkai tersumbat.

Penyebab Kolesterol Tinggi

Hiperkolesterolemia atau kolesterol tinggi dapat dipicu oleh gaya hidup yang tidak sehat, penyakit yang diderita, dan keturunan, seperti akan dijelaskan di bawah ini.

Gaya hidup tidak sehat

Konsumsi makanan tinggi kolesterol dan lemak jenuh dapat menyebabkan kolesterol tinggi. Contoh makanan tersebut adalah gorengan, susu full cream, kulit ayam, dan jeroan. Kebiasaan lain yang dapat meningkatkan kadar kolesterol, adalah kurang berolahraga dan merokok.

Penyakit yang diderita

Penderita obesitas, diabetes, dan hipotiroidisme rentan menderita kolesterol tinggi.

Keturunan

Kolesterol tinggi dapat dipicu oleh perubahan atau mutasi sejumlah gen, yang diturunkan dari kedua orang tua. Mutasi gen ini membuat tubuh tidak bisa membuang kolesterol dari dalam darah. Namun, kolesterol tinggi akibat faktor genetik lebih jarang terjadi bila dibandingkan dengan dua faktor sebelumnya.

Cara Menurunkan Kolesterol

Kolesterol tinggi dapat diturunkan dengan menjalani gaya hidup sehat, seperti dijelaskan di bawah ini:

Olahraga

Berolahraga secara teratur dapat membantu menaikkan kadar HDL, dan mencegah serangan jantung. Lakukan olahraga ringan minimal 30 menit dalam sehari, seperti jogging, bersepeda, berenang, atau senam aerobik.

Diet sehat

Menerapkan pola makan yang sehat penting dilakukan untuk mempertahankan kadar kolesterol tetap normal. Hindari memasak makanan dengan cara digoreng. Sebagai alternatif, olah makanan dengan cara dipanggang, direbus, atau dikukus.

Cara lain adalah dengan memperbanyak konsumsi makanan tinggi serat seperti buah dan sayuran. Hindari konsumsi daging merah, jeroan, kuning telur, susu full cream, keju, serta makanan ringan seperti kue dan biskuit. Sebagai gantinya, perbanyak konsumsi ikan dan makanan dengan kandungan omega 3, seperti alpukat dan kacang-kacangan.

Obat-obatan

Jika dua cara di atas sudah dijalani tetapi kadar kolesterol masih tinggi, beberapa jenis obat bisa digunakan sesuai anjuran dokter, yaitu:

Jika kadar trigliserida pasien juga tinggi, dokter juga akan meresepkan obat di bawah ini:

  • Fibrate, seperti fenofibrate dan gemfibrozil.
  • Suplemen omega 3.
  • Vitamin B3 (niacin).
Terakhir diperbarui: 18 Maret 2019
Ditinjau oleh: dr. Tjin Willy

6 Makanan untuk Turunkan Kolesterol Tinggi

Mengubah makanan yang dikonsumsi membantu menurunkan kolesterol dalam darah. Meningkatkan asupan makanan yang menurunkan LDL atau partikel pembawa kolesterol berbahaya yang memicu aterosklerosis yang menyumbat arteri adalah cara paling baik untuk mencapai diet rendah kolesterol.

Setiap makanan memiliki cara yang berbeda dalam membantu menurunkan kolesterol. Beberapa menyumbang serat yang sifatnya mudah larut yang mengikat kolesterol dalam sistem pencernaan dan membawanya keluar dari tubuh. Beberapa menyumbang lemak tak jenuh ganda yang langsung menurunkan LDL, sisanya mengandung sterol dan stanol yang menghalangi tubuh menyerap kolesterol.

Ikan Berlemak
Ikan yang mengandung lemak seperti salmon dan makarel adalah sumber lemak omega-3 yang baik. Kandungan ini membantu meningkatkan kesehatan jantung dengan menambah kolesterol HDL baik dan menurunkan risiko peradangan juga stroke. Bahan ini paling baik diolah dengan dikukus atau direbus, karena ikan yang diolah dengan cara digoreng sama-sama berisiko untuk jantung dan stroke.

Baca juga: Kapan Waktu yang Tepat untuk Cek Kolesterol?

Alpukat
Makanan penurun kolesterol lainnya adalah alpukat. Tahukah kamu bahwa alpukat adalah buah yang padat nutrisi? Buah ini kaya lemak tunggal dan serat, dua nutrisi yang membantu menurunkan LDL dan menambah HDL. Mengganti lemak dengan buah alpukat membantu menurunkan kolesterol, LDL, dan trigliserida.

Kacang Almond dan Kenari
Selain alpukat, kacang-kacangan adalah makanan padat nutrisi lainnya yang kaya akan lemak tak jenuh tunggal. Kacang kenari juga kaya akan asam lemak omega-3, sejenis lemak tak jenuh ganda yang berkaitan dengan kesehatan jantung. Kacang almond kaya L-arginin, asam amino yang membantu tubuh membuat oksida nitrat yang membantu mengontrol tekanan darah.

Baca juga: Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi Tanpa Harus Minum Obat

Terlebih, kacang mengandung fitosterol yang secara struktural mirip dengan kolesterol, tetapi bersifat menurunkan kolesterol dan menghalangi penyerapannya di usus. Kalsium, magnesium, dan kalium ditemukan pada kacang-kacangan, dapat mengurangi tekanan darah dan menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung.

Buah-Buahan dan Beri
Buah menjadi tambahan yang bagus untuk diet jantung sehat karena berbagai alasan. Banyak jenis buah kaya serat larut yang membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Buah juga mengandung senyawa bioaktif yang membantu mencegah penyakit jantung dan penyakit kronis lainnya karena antioksidan dan sifat antiinflamasi.

Cokelat Hitam dan Kakao
Kakao merupakan bahan utama dalam pembuatan cokelat hitam. Baik kakao maupun cokelat hitam sama-sama berperan baik dalam menurunkan kolesterol dalam darah. Selain itu, keduanya mencegah kolesterol jahat dari terjadinya oksidasi yang merupakan penyebab utama dari penyakit jantung.

Baca juga: Alasan Kolesterol Tinggi Sebabkan Stroke

Bawang Putih
Bawang putih menjadi makanan penurun kolesterol selanjutnya yang digunakan selama berabad-abad sebagai bahan masakan dan obat. Bahan ini mengandung berbagai senyawa aktif, salah satunya adalah allicin. Selain menurunkan tekanan darah tinggi, bawang putih juga membantu menurunkan kolesterol.